Lompat ke konten
Home » Blog » Ikan Hias » Cara Memelihara Ikan Lele Hias Glass Catfish (Lele Kaca)

Cara Memelihara Ikan Lele Hias Glass Catfish (Lele Kaca)

Ikan lele hias glass catfish

Cara Memelihara Ikan Lele Hias Glass Catfish (Lele Kaca) – Jenis ikan lele hias yang satu ini berbeda dengan yang lain, itu karena tampilan fisiknya yang bening seperti kaca, serta ukurannya yang tak sebesar saudara-saudaranya yang lain. Inilah lele kaca alias glass catfish, mari kita bahas lebih lanjut!

Glass catfish merupakan jenis lele hias air tawar yang berasal dari Asia Tenggara, terutama banyak ditemukan di Thailand hingga Penang, Malaysia.

Ikan lele kaca juga dikenal dengan sebutan ghost fish, atau kryptopterus vitreolus dalam bahasa ilmiahnya. Vitreolus berasal dari kata Latin “vitreus” yang berarti kaca, sedangkan kryptos artinya tersembunyi dalam bahasa Yunani.

Salah satu daya tarik ikan lele kaca adalah tampilannya, di mana saat terkena sorot cahaya, ia akan memantulkan sinar pelangi. Dan lagi, warna transparannya membuat lele tersamar di antara penghuni akuarium lain.

So, gak aneh kan kalau dia mendapat julukan ghost fish alias ikan hantu?

Nah, kalau Anda berniat menjadikannya penghuni akuarium baru, sebaiknya baca dulu bagaimana cara memelihara ikan lele hias glass catfish (lele kaca) berikut ini!

Penampilan Ikan Lele Hias Glass Catfish

Seperti namanya, ikan lele kaca mempunyai tubuh transparan dari kepala hingga ekor. Sampai-sampai, semua organ bagian dalamnya dapat terlihat dengan jelas.

Sebagian besar organ dalamnya terletak pada bagian kepalanya, sehingga kalau diperhatikan secara mendetail, Anda akan melihat seperti gumpalan yang terletak tepat di bagian belakang matanya.

Sirip punggung mereka pun nyaris transparan, mungkin Anda akan melihatnya seperti punuk, padahal itu adalah siripnya. Sedangkan sirip ekornya pun demikian, nyaris tak terlihat!

Karena tubuhnya yang transparan, itu memberikan keuntungan tersendiri bagi lele kaca, yaitu efek kamuflase luar biasa dalam air yang dapat menghindari serangan pemangsa.

Mirip dengan jenis lele lainnya, ikan air tawar ini pun memiliki kumis yang digunakan untuk meraba keadaan sekitar, bahkan untuk mendeteksi gelombang elektromagnetik.

Tetapi justru karena sensitivitasnya ini, mereka jadi rentan terhadap perubahan kondisi air.

Secara ukuran, glass catfish tidak seperti jenis lele hias lainnya, ia hanya mampu tumbuh sampai 12,5 cm paling besar.

Karakter

Ikan lele hias menyerupai jernihnya kaca bertempramen damai dan cocok dengan hampir semua ikan damai lainnya. So, ikan ini cocok untuk dipelihara oleh pemula hingga aquarist berpengalaman sekalipun. Hanya saja, Anda tetap harus memperhatikan kondisi air tetap stabil.

Dari cara berenangnya, lele ini tidak seperti saudara-saudaranya yang suka berdiam diri di dasar aquarium. Mereka cenderung lebih aktif, dan termasuk ikan menengah, alias suka berenang di bagian tengah akuarium (tidak di dasar atau di permukaan).

Kalau Anda melihat mereka sedang tidak aktif, kemungkinan mereka sedang bersembunyi di bebatuan atau celah-celah tanaman. Karena, ikan ini tidak suka terkena sorot cahaya lampu yang terik.

Cara Memelihara Ikan Lele Hias Glass Catfish (Lele Kaca)

Untuk menjadikannya sebagai penghuni tetap aquarium Anda, maka Anda harus tahu bagamana cara memelihara ikan lele kaca ini dengan baik dan benar.

Ada beberapa faktor penting pemeliharaan yang perlu Anda ketahui, seperti:

Kondisi Aquarium Ideal

Untuk membuat ikan lele hias nyaman dan jauh dari stres, Anda bisa menciptakan kondisi aquarium seperti pada habitat alaminya. Di Thailand, mereka menghuni sungai-sungai, sehingga Anda bisa mengkondisikan seperti itu.

Perhatikan hal-hal berikut ini:

1. Parameter Air Ideal

Sama seperti ikan hias pada umumnya, ikan lele kaca ini pun membutuhkan parameter air ideal agar bertumbuh dengan baik. Parameternya kurang lebih seperti di bawah ini:

  • Suhu: 24-27 derajat Celcius
  • Kekerasan Air: Lebih rendah dari 10 dGH dan di bawah 20.
  • Tingkat pH: 6,5-7
  • Arus: Sedang

2. Ukuran Akuarium

Sediakan akuarium yang menampung sekitar 113 liter air, atau akuarium dengan lebar 90 cm (idealnya). Anda bisa menyesuaikan dengan jumlah ikan yang akan dipelihara.

Jika aquarium lebih kecil dari ukuran yang tertera di atas, sebenarnya masih tidak masalah, berhubung ikan ini hanya dapat tumbuh sampai 12-13 cm saja.

3. Dekorasi

Anda bisa menyediakan tanaman air, kayu, maupun bebatuan untuk lele kaca. Itu karena mereka suka mengumpat dan berlindung dari sorot cahaya lampu.

Tanaman yang cocok seperti Java Fern atau Java Moss.

Untuk substrat, Anda bisa gunakan pasir halus atau bebatuan yang agak besar.

4. Filtrasi

Karena ikan lele hias ini begitu sensitif terhadap perubahan parameter air, maka cara terbaik untuk memelihara glass catfish adalah dengan menjaga kondisi air tetap baik. Salah satunya dengan menitikberatkan pada sistem filtrasi yang baik.

Penyaringan air yang baik bertujuan untuk mengeliminasi kotoran besar maupun kecil pada akuarium, serta menyerap zat kimia berbahaya bagi ikan.

Oleh karena itu, Anda bisa mengisi media filter dengan kapas, spons dan karbon aktif untuk menyerap kimia.

5. Pencahayaan

Kalau Anda memelihara ikan lain di aquarium yang membutuhkan cahaya tinggi atau lampu aquarium terang, maka Anda bisa sediakan tanaman atau dekorasi untuk tempat berlindung.

Jika memelihara hanya jenis lele kaca saja dalam satu akuarium, maka Anda bisa berikan lampu dengan cahaya rendah sampai sedang.

Intinya, ikan lele hias ini tidak suka terkena sorot cahaya. Di sisi lain, saat tubuhnya terkena sorot cahaya, mereka akan menimbulkan efek pelangi yang sangat indah.

Jadi, jalan tengahnya adalah memberi lampu dengan pencahayaan yang tidak terlalu kuat atau menyediakan tempat berlindung.

Makanan Ikan Lele Kaca

Glass catfish ini termasuk ikan omnivora, sehingga mereka membutuhkan asupan hewani dan nabati untuk tumbuh kembangnya.

Di alam liar, mereka makan zooplankton, hewan kecil, dan invertebrata. Jika dipelihara di aquarium, biasanya mereka agak pilih-pilih makanan. Tetapi mereka lebih suka makanan hidup seperti jentik nyamuk maupun potongan udang.

Sebagai selingan, Anda bisa memberikannya makanan beku maupun kering, seperti cacing beku atau cacing kering.

Berikan lele hias ini makan 2 kali sehari dengan porsi secukupnya.

Jangan panik kalau ikan tidak mau langsung makan, biasanya setiap ikan hias baru akan beradaptasi dulu dengan kondisi sekitar, serta beradaptasi dengan jenis makanan yang Anda berikan.

Solusinya, perkenalkan makanan baru secara perlahan terhadap ikan. Jangan langsung beri makanan secara berlebihan.

Ikan yang Cocok Dipelihara Bersama Lele Kaca

Lele hias ini akan cocok dengan ikan-ikan damai. Misalnya Celestial Pearl Danios, Neon Tetra, Zebra Danios dan bahkan jenis Guppy.

Hindari ikan-ikan bertempramen agresif, serta jauhi ikan-ikan predator.

Karena ikan lele hias ini memiliki sifat pemalu, Anda bisa memeliharanya dalam kelompok. Satu kelompok bisa terdiri dari 4 sampai 6 ekor ikan.

Baca Juga: Jenis Lele Hias Paling Populer

Itulah sekilas tentang ikan lele hias glass catfish (lele kaca) dan bagaimana cara memeliharanya. Semoga membantu!