Home » Blog » Ikan Hias » 5 Jenis Ikan Lele Hias yang Paling Populer

5 Jenis Ikan Lele Hias yang Paling Populer

Belakangan, lele hias menjadi salah satu jenis ikan favorit untuk dipelihara, tak hanya untuk dikonsumsi saja. Ternyata, di dunia ini ada banyak jenis keluarga catfish yang cantik dan cocok dipelihara di akuarium.

Beda dengan lele yang lazim kita konsumsi, jenis ikan lele hias harganya jauh lebih tinggi.

Keunggulan memelihara ikan jenis catfish ialah kekuatannya yang tak perlu diragukan. Bahkan, ia termasuk ikan yang bisa hidup tanpa bantuan aerator. Sehingga, ikan ini cocok untuk dipelihara oleh pemula.

Keunggulan lainnya adalah pemeliharaannya yang gampang, seperti tak membutuhkan banyak peralatan aquarium, serta pemberian pakan yang gak ribet.

Kalau Anda berencana untuk memelihara ikan lele hias tapi masih bingung memilih jenis yang mana, berikut Solahart Handal akan berikan beberapa referensinya!

Red Tail Catfish

red tail catfish jenis ikan lele hias

Red Tail Catfish juga sering disebut “RTC”. Jenis lele hias ini berasal dari Venezuela dan perairan sungai amazon. Tak heran kalau penjual sering menamainya lele amazon.

Bentuk tubuhnya tidak seperti lele konsumsi, ia agak gempal dengan warna hitam sekujur tubuhnya, dan putih pada bagian bawah.

Seperti namanya, “Red Tail” lele ini memiliki bercak merah pada bagian ekornya.

Yang membuatnya begitu populer ialah karena ciri fisiknya yang cukup menyeramkan, dan juga bisa satu tank dengan ikan predator lain. Yups, Red Tail Catfish termasuk ikan predator yang cukup rakus.

Selain itu, RTC bisa tumbuh besar hingga 180 cm, dengan bobot mencapai 80 kg. Oleh karena itu, sebaiknya pelihara ikan ini di kolam, kecuali jika ikan masih kecil.

Di pasaran, ikan ini bisa dibanderol dengan harga mulai ratusan ribu hingga jutaan Rupiah. Sedangkan yang masih kecil berkisar diangka puluhan ribu.

Tiger Shovelnose Catfish

Tiger Shovelnose Catfish jenis ikan lele hias

Selain Red Tail Catfish, Tiger Shovelnose Catfish juga termasuk jenis lele hias populer yang banyak penggemarnya. Ikan predator nokturnal ini berasal dari perairan Suriname.

Ciri fisik lele ini seperti tampak pada gambar, dengan body memanjang, berkumis namun memiliki belang di bagian badannya.

Ukuran betina lebih besar daripada jantan.

Belang pada Tiger Shovelnose Catfish sekilas mirip seperti macan, makanya mendapat sebutan “tiger”.

Ikan ini pun bisa tumbuh besar sampai 90 cm dengan perawatan yang baik. Di habitat alaminya, ikan ini makan ikan-ikan kecil serta kepiting.

Genghis Khan (Hiu Air Tawar)

Genghis-khan

Jenis ikan lele hias populer selanjutnya yang bisa Anda pelihara adalah genghis khan. Ikan ini juga terkenal dengan sebutan “paroon shark” atau hiu air tawar.

Ikan ini cukup terkenal di kalangan para hobbyst, sebagai ikan predator air tawar yang perawakannya mirip ikan hiu.

Namun, sepintas kalau Anda perhatikan baik-baik, ikan ini mirip dengan patin. Yang membedakan adalah sirip dorsalnya yang menjulang layaknya ikan hiu. Ikan patin sirip dorsalnya tidak sepanjang Genghis Khan.

Jika Anda ingin memelihara genghis khan, maka Anda harus menyiapkan akuarium atau kolam yang cukup besar. Karena, ikan ini dapat tumbuh hingga lebih dari satu meter.

Makanan ikan ini pun tak merepotkan, ia bisa makan apa saja (pakan alami maupun buatan). Misalnya, ikan kecil, udang, pelet atau cacing beku.

Glass Catfish (Lele Kaca)

Glass Catfish

Berbeda dengan jenis sebelumnya, glass catfish ini termasuk ikan lele hias bertubuh mungil. Sehingga, ia cocok sekali bila dipelihara secara berkelompok. Bahkan, jika memeliharanya kurang dari lima ekor, ia bisa stres.

Glass catfish juga terkenal dengan nama ghost catfish. Memiliki nama latin Kryptopterus vitreolus.

Yang membuat ikan ini unik ialah tubuhnya yang transparan seperti kaca.

Kalau Anda ingin memeliharanya, maka Anda harus sedikit redupkan cahaya lampu, atau berikan bebatuan maupun gua buatan untuk ikan ini berlindung dari cahaya.

Untuk ukuran akuarium yang dibutuhkan, Anda tak perlu khawatir. Karena, si lele kaca ini hanya bisa tumbuh hingga 8 cm saja, jadi tidak makan tempat.

Habitat asli ikan ini berada di sungai-sungai Thailand. Namun sempat juga ditemukan di Penang, Malaysia.

Bumblebee Catfish

Bumblebee Catfish

Anda jangan salah kira, jenis ikan lele hias ini bukanlah salah satu anggota autobots dari film transformer. Hanya saja karena kemiripannya, maka mendapat julukan Bumblebee.

Jenis lele ini cukup menarik, karena memiliki corak warna bergaris kuning hitam.

Meskipun lele hias ini termasuk hewan nokturnal, namun ia akan aktif di siang hari ketika ada yang memberinya makan.

Terdapat dua jenis Bumble bee catfish, pertama yang berasal dari Amerika selatan, kedua dari Asia. Yang membedakan adalah corak warna pada tubuhnya.

Jika Anda tertarik memelihara ikan ini, Anda tak butuh akuarium yang besar. Itu karena si bumble bee ini hanya bisa tumbuh sampai 9 cm saja.

Di habitatnya, jenis lele hias ini memakan apa saja, termasuk ikan-ikan yang lebih kecil. Itu karena kapasitas mulutnya yang cukup besar.

Dengan pemelihraraan yang baik, lele ini bisa bertahan sampai umur 5 tahun.

Kira-kira Anda tertarik memelihara lele hias yang mana?

Baca Juga: Cara Memelihara Ikan Piranha di Akuarium

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *