web stats
Lompat ke konten
Home » Blog » Umum » 20 Contoh Puisi Epigram

20 Contoh Puisi Epigram

contoh puisi epigram

20 Contoh Puisi Epigram – Puisi epigram adalah bentuk puisi pendek yang cenderung mengandung sindiran atau makna ganda dengan menggunakan kata-kata yang tajam dan padat.

Biasanya, epigram ditulis dalam bentuk quatrain (empat baris) atau dua baris saja.

Puisi ini sering kali mengandung humor atau ironi, dan dapat mengkritik atau menyindir dengan cara yang cerdas.

Fokus utama dari epigram adalah menyampaikan pesan atau pemikiran yang tajam dalam jumlah kata yang terbatas.

Berikut ini akan Kami berikan 20 contoh puisi epigram.

Contoh Puisi Epigram

Kritik Realitas

Kehidupan ini penuh dengan sandiwara,

Senyum palsu tersembunyi di balik tawa.

Dalam panggung dunia, kita semua aktor,

Menyajikan peran, tapi lupa jadi penonton.

Cinta Terdalam

Cinta seperti angin, tak terlihat tapi terasa,

Kadang menyegarkan, kadang juga menusuk hati.

Dalam ribuan puisi, ia jadi bintang,

Tapi seringkali, hanya tinggal sisa-sisa debu.

Politik Palsu

Pemimpin berjanji, mulutnya penuh kata,

Di balik layar, korupsi berkembang subur.

Rakyat menangis, angan-angan hancur,

Negara damai, hanya di slogan belaka.

Teknologi Canggih

Gadget di tangan, dunia di genggaman,

Tapi kehidupan nyata seakan terlupakan.

Dalam dunia maya, semua terlihat indah,

Nyatanya, hati-hati, banyak yang palsu.

Keindahan Plastik

Wajah dipoles, tubuh dibalut riasan,

Dibalik kecantikan, kesia-siaan tersembunyi.

Surga tidak ada di ujung jarum suntik,

Sejati keindahan, dalam hati yang tulus.

Pendidikan Membentuk Masa Depan

Bangku sekolah tempat impian bermula,

Tapi dalam lembaran buku, tak semuanya indah.

Gelar bergengsi tak menjamin kebijaksanaan,

Hidup adalah ujian, bukan hanya pelajaran.

Waktu dan Kesempatan

Waktu terus berjalan, tak pernah berhenti,

Kesempatan hanya datang sekali seumur hidup.

Jangan biarkan harapan terkubur dalam penantian,

Sebab di detik berikutnya, ia mungkin sudah tiada.

Sahabat Sejati

Sahabat seperti bintang di malam gelap,

Menghiasi kehidupan dengan cahaya kecil.

Tapi hati-hati, jangan salah sangka,

Tak semua yang bersinar, selalu setia.

Senyum Palsu Media Sosial

Senyum di foto, ceria seakan tak terhingga,

Tapi di balik layar, hati mungkin tengah terluka.

Hidup bukanlah sekadar highlight dan filter,

Sejati kebahagiaan tak bisa diukur dari tampilan luar.

Harta dan Kebahagiaan

Harta melimpah, kebahagiaan diukur materi,

Namun dalam keheningan, hati sering meratap.

Kekayaan sejati bukan hanya di rekening,

Melainkan di kebaikan hati dan kedamaian jiwa.

Perjalanan Hidup

Hidup adalah perjalanan, jalannya tak selalu rata,

Terkadang menanjak, terkadang juga menurun.

Jangan berhenti hanya karena ada tikungan,

Karena di belokan itu mungkin ada kebahagiaan.

Keseimbangan Alam

Sungai mengalir, gunung tetap berdiri,

Alam memiliki keseimbangan yang terjaga.

Kita manusia, tumbuh dan berkurang,

Jaga bumi ini agar harmoni tak tergantikan.

Pertemanan Online

Dunia maya mempertemukan hati,

Namun hubungan online tak selalu setia.

Tersenyumlah dalam emoji, tapi waspadalah,

Kadang ketulusan hanya sebatas di layar.

Ketulusan Hati Anak

Anak kecil berkata apa adanya,

Tidak mengenal diplomasi atau basa-basi.

Kejujuran mereka tanpa cela,

Belajarlah dari mereka tentang tulus dan sederhana.

Ketidakpastian Masa Depan

Rencana sempurna, mimpi besar, Tapi masa depan tetap tak terduga.

Bangun fondasi yang kuat, tapi tetap fleksibel,

Sebab hidup adalah petualangan yang penuh surprise.

Cinta dan Luka

Cinta seperti bunga, indah saat mekar,

Namun hati kita ibarat kaca, mudah terluka.

Jangan berhenti mencintai meski pernah terluka,

Karena di luka itulah, kekuatan sejati muncul.

Keberanian Merubah Diri

Perubahan menakutkan, seperti muka baru,

Tapi terkadang, itulah yang diperlukan.

Jangan takut menjadi versi terbaik diri sendiri,

Sebab keberanian membuka pintu kehidupan baru.

Tersesat dalam Teknologi

Smartphone pintar, tapi pemiliknya buta,

Terperangkap dalam dunia maya yang terus berputar.

Lihatlah sekitar, dunia nyata tak boleh terlupakan,

Kehidupan sejati bukan hanya di dalam layar.

Ketulusan di Tengah Kegelapan

Lampu kebenaran redup di tengah malam,

Namun ketulusan adalah sinar yang tak padam.

Dalam dunia yang penuh kepalsuan,

Menjadi manusia sejati adalah keberanian.

Mimpi dan Kenyataan

Mimpi adalah bahan bakar hidup,

Tapi terkadang, kenyataan adalah air dingin.

Bangunlah dengan semangat, kejarlah mimpi,

Tapi jangan lupa menghadapi dunia yang nyata.

Nah, itulah 20 contoh puisi epigram yang bisa Anda gunakan untuk berbagai keperluan. Semoga bermanfaat!

Baca Juga: