Home » Blog » Ikan Hias » Penyebab Serta Cara Membersihkan Air Akuarium yang Keruh

Penyebab Serta Cara Membersihkan Air Akuarium yang Keruh

Cara Membersihkan Akuarium yang Keruh

Penyebab Serta Cara Membersihkan Air Akuarium yang Keruh – Memelihara ikan dalam aquarium baik itu air tawar maupun laut sebenarnya bukanlah hal sulit. Namun, tetap saja dalam perawatannya kita suka tidak konsisten.

Padahal, kunci keberlangsungan hidup biota air di dalamnya bergantung pada perawatan rutinnya, sedangkan setup tank awal hanyalah proses yang tak begitu sulit.

Banyak kendala yang akan dihadapi selama menjalankan tank atau aquarium, salah satunya adalah mengatasi air yang keruh.

Nah, artikel kali ini akan membahas bagaimana cara sederhana mengatasi air akuarium yang keruh. Simak penjelasannya!

Penyebab Air Akuarium Keruh atau Butek

Banyak faktor yang menyebabkan akuarium menjadi keruh atau butek, antara lain seperti:

  • Sisa pakan yang tak habis dan kemudian mencemarkan air / memperburuk kualitas air
  • Kotoran ikan yang terlalu banyak dan membuat air bau dan keruh
  • Bangkai penghuni akuarium yang tidak buru-buru dikeluarkan
  • Tanaman mati yang akhirnya membusuk dalam akuarium
  • Dan lainnya

Itulah beberapa masalah yang umum dihadapi oleh para pemilik akuarium. Selanjutnya kita akan bahas bagaimana cara membersihkan air akuarium yang keruh.

Cara Membersihkan Akuarium Keruh

Setelah tahu akar permasalahannya, selanjutnya Anda bisa mencari solusi dalam mengatasi air keruh. Berikut adalah beberapa caranya:

  1. Menguras seluruh air dalam akuarium. Jika kasus tidak terlalu parah, Anda bisa mengurangi atau melakukan pergantian air dengan volume 30 sampai 50 persen dari total kapasitas. Namun jika terlampau parah, maka pergantian air total wajib Anda lakukan.
  2. Bersihkan juga filter sekalian perbaharui medianya. Ini akan membuat tank seperti setup baru lagi. Ibarat komputer, membersihkan filter secara keseluruhan sama seperti instal ulang OS. Banyak para hobbyst yang menghindari hal ini, biasanya mereka hanya membersihkan filter secara parsial, tujuannya untuk menjaga bakteri baik yang sudah berkembang dalam filter.
  3. Dalam menguras akuarium, jangan lupa juga bersihkan juga kaca akuarium secara menyeluruh, baik itu bagian depan atau belakang. Bisa jadi air akuarium Anda butek hanya karena kacanya berjamur atau sudah kotor bagian depannya, sehingga membuat air terlihat tidak jernih, padahal air masih dalam kategori yang wajar. Jamur yang berkerak pada kaca akuarium rada sulit untuk hilang, namun dengan menggunakan pembersih kaca khusus, jamur bisa lenyap. Selain jamur yang berkerak, kadang alga juga bisa tumbuh menempel pada kaca. Cuma cara mengatasi alga dalam kaca lebih mudah, Anda hanya cukup membersihkannya dengan lap basah masalah bisa terselesaikan. Untuk cara ini, Anda wajib mengosongkan seluruh isi akuarium, alias kuras total!
  4. Menambahkan bakteri starter atau media filter biologis. Anda bisa menambahkan karbon aktif ataupun menggunakan bakteri starter jika Anda belum pernah menambahkan sebelumnya. Namun kalau melakukan pengurasan total, sebaiknya tambahkan lagi bakteri starter dan ganti karbon Anda.
  5. Buang tanaman yang sudah mati atau benda-benda yang sekiranya sudah tidak berguna lagi dalam tank.

Itulah beberapa hal yang bisa Anda lakukan dalam melakukan perawatan akuarium secara rutin untuk mencegah air menjadi butek.

Perawatan Agar Air di Aquarium Tetap Jernih

Jika air dalam tank sudah jernih, jangan lupa lakukan perawatan rutin, seperti melakukan pergantian air sebanyak tiga puluh persen paling tidak seminggu sekali.

Selain itu, jangan berlebihan dalam memberi pakan atau memberi nutrisi pada biota. Biasanya, memberi makan ikan dua sampai tiga kali sehari juga sudah cukup.

Kalau masih ada pakan yang tersisa mengambang, segera serok kembali sebelum larut perlahan dalam air.

Hal lain yang tak kalah penting adalah jangan selalu menambah ikan ke dalam akuarium. Anda perlu mempertimbangkan ukuran tank Anda dengan jumlah ikan yang ada.

Intinya, semakin banyak ikan, tentu akan semakin banyak kotoran yang akan mereka hasilkan. Jika ingin menambah lebih banyak ikan, maka Anda harus mengganti dengan ukuran tank yang lebih besar.

Jika aqaurium bermasalah dengan lumut, terutama brown algae, cobalah rutin untuk membersihkannya dari dalam saat Anda pertama melihatnya. Semakin rutin dibersihkan, lumut tersebut tak akan mudah menyebar.

Biasanya lumut tumbuh karena cahaya lampu yang tanggung (kurang terang), atau akuarium terpapar matahari secara tidak langsung.

Selain membersihkan kaca secara rutin, taburkanlah garam ikan secukupnya pada air. Garam ikan dipercaya ampuh untuk menahan laju pertumbuhan lumut yang menganggu.

Selain itu, garam juga berfungsi untuk membunuh jamur dan bakteri merugikan pada aquarium. Namun, Anda harus menggunakannya dalam takaran yang tepat.

Alternatif lain, Anda bisa pelihara ikan pembersih seperti jenis pleco dan udang-udangan yang juga dapat membersihkan lumut maupun kotoran.

Baca Juga:

Semoga ulasan singkat mengenai penyebab dan bagaimana cara mengatasi air akuarium yang keruh tersebut dapat membantu Anda. Jangan lupa bagikan jika bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *