Home » Blog » Ikan Hias » Cara Memelihara Bintang Laut di Akuarium

Cara Memelihara Bintang Laut di Akuarium

red knob starfish
Red Knob Starfish

Cara Memelihara Bintang Laut di Akuarium – Bintang laut merupakan hewan yang sering dianggap ikan, karena mereka tinggal di lautan, tetapi sebenarnya mereka bukanlah termasuk golongan ikan.

Bintang laut termasuk golongan besar Echinodermata, yang memiliki ciri khas bentuk simetri radial (anggota tubuh simetris di sekitar satu titik pusat), tubuh datar, kepala dan kaki tabung yang tidak ada.

Ada sekitar 7.000 spesies Echinodermata, yang meliputi bulu babi, dolar pasir, teripang, crinoid, termasuk bintang laut.

Mereka tidak memiliki sisik, sirip atau insang, tidak seperti ikan. Selain itu, mereka juga menggunakan kaki tabung kecil untuk bergerak di sekitar yang terletak di bawah tubuh mereka.

Beberapa jenis bintang laut memiliki hingga 15.000 kaki tabung yang memungkinkan mereka bergerak dengan kecepatan dua hingga tiga meter setiap menit, yang termasuk cepat untuk Echinoderm.

Bintang laut termasuk dalam kelas Asteroidea yang berasal dari kata Yunani ‘aster’, yang berarti bintang dan ‘eidos’, yang berarti bentuk, rupa atau penampilan.

Ada sekitar 2.000 spesies yang tersebar di seluruh kelompok, kesemuanya nerupakan hewan laut; yang artinya mereka hanya hidup di air asin.

Bintang laut dapat tumbuh dari 12 sampai 24 cm, tetapi itu semua bergantung pada jenisnya. Beratnya bisa mencapai 5 kg dan dapat hidup dari 5 sampai 35 tahun.

Jika ingin Anda berencana mengisi aquarium dengan hewan ini, ada baiknya Anda baca dulu cara memelihara bintang laut seperti di bawah ini.

Setup Akuarium untuk Bintang Laut

cara memelihara bintang laut

Seperti panduan pemeliharaan hewan lain, sebaiknya akuarium untuk bintang laut juga menyesuaikan dengan tempat darimana mereka berasal.

Umumnya, bintang laut tinggal di tempat-tempat seperti terumbu karang, garis pantai berbatu, kolam pasang surut, atau padang lamun.

Untuk itu, Anda perlu menggali info tentang bintang laut yang Anda punya (termasuk habitat alaminya), kemudian meniru habitat tersebut.

Biasanya dalam tank dilengkapi substrat pasir pantai, liverock, maupun koral. Paling cocok sih jika disandingkan dengan tipe akuarium coral reef.

Ukuran akuarium yang bintang laut butuhkan seharusnya cukup besar, setidaknya memuat 100 galon air. Meski pada banyak kasus, bintang laut juga bisa hidup pada akuarium yang lebih kecil.

Makanan Bintang Laut di Alam Bebas

Makanan yang dimakan bintang laut sangat tergantung pada spesies.

Beberapa adalah pemulung, yang berarti memakan dari sisa-sisa makanan hewan lain atau pemakan bangkai, sebagian adalah pemangsa dan sebagian lain memiliki pola makan yang mirip dengan ikan.

Mayoritas dari mereka adalah predator karnivora dan memakan moluska seperti kerang dan tiram yang hidup di dasar laut.

Di alam bebas, satu bintang laut dapat makan lebih dari 50 kerang kecil dalam seminggu.

Moluska mudah ditemukan dan dimakan karena mereka bergerak lambat dan biasanya menempel pada batu serta permukaan lainnya.

Bintang laut juga akan memakan ikan kecil dan beberapa spesies memakan detritus, tumbuhan dan alga yang terurai.

Berikut adalah daftar makanan bintang laut yang biasa mereka temukan di alam:

  • Polip Karang
  • Remis
  • Bahan organik terurai
  • Kepiting hermit
  • Kerang
  • Bintang laut lainnya
  • Tiram
  • Plankton
  • Siput laut
  • Bulu babi
  • Rumput laut
  • Ikan yang bergerak lambat
  • Siput

Tidak semua bintang laut memakan yang disebutkan di atas, tetapi tegantung pada jenis bintang laut itu sendiri.

Crown Of Thorns Starfish
Crown Of Thorns Starfish

Makanan Bintang Laut Di Akuarium

Jika mereka ada di akuarium, maka pakan yang tepat untuk mereka adalah pakan alami maupun buatan.

Pakan alami bisa berupa ganggang maupun udang-udangan kecil. Sedangkan pakan buatan bisa menggunakan pelet tenggelam atau sisa-sisa makan hewan lain yang berjatuhan.

Frekuensi Pemberian Pakan

Bintang laut bisa diberi makan setiap 2 sampai 3 hari sekali. Cara mengetahui bintang laut yang lapar, Anda cukup menaruh disebelahnya, jika ia lapar, maka ia akan langsung memakannya.

Ia lebih aktif di malam hari, tapi jika sudah beradaptasi, bintang laut juga bisa diberi makan siang hari.

Cara Memberi Makan Bintang Laut

Berhubung bintang laut hewan yang lambat, maka Anda perlu memberi perhatian khusus pada hewan ini, khususnya saat memberikan pakan.

Jika letak pakan terlalu jauh dari bintang laut, kemungkinan pakan bisa disikat oleh ikan-ikan yang lebih gesit sebelum sampai padanya.

Oleh karena itu, jika ingin memberikan makan bintang laut, Anda perlu menaruh makanan di dekatnya, sehingga ia bisa langsung mendeteksi makanan lebih cepat.

Begitulah kurang lebihnya cara memelihara bintang laut di akuarium. Semoga panduan ini membantu!

Panduan Pemeliharaan Lainnya:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *