Home » Blog » Ikan Hias » Cara Memelihara Ikan Palmas untuk Pemula

Cara Memelihara Ikan Palmas untuk Pemula

Cara Memelihara Ikan Palmas

Cara memelihara ikan palmas – Mungkin bagi penggemar ikan hias, palmas merupakan jenis yang tak asing lagi.

Selain karena bentuknya yang mirip naga, ikan predator hias ini pun relatif mudah cara perawatannya.

Ikan yang memiliki nama latin polypterus senegalus ini memiliki ciri fisik tubuhnya memanjang seperti ular, serta dilengkapi sirip punggung sepanjang badannya.

Sekilas jika diperhatikan, ikan palmas mirip seperti naga pada dongeng. Jantan memiliki sirip dubur yang lebih tebal daripada betina.

Jika Anda berencana ingin merawat ikan palmas, berikut Sarang Gonggo akan ulas panduan cara memelihara ikan palmas untuk pemula. Silahkan baca sampai habis!

Habitat Asli Ikan Palmas

Ikan palmas masuk ke dalam ordo Bichir, kelas Actinopterygii. Spesies ini termasuk ikan purba yang masih bertahan hingga kini.

Diperkirakan ikan ini sudah ada sejak 200 juta tahun lalu saat periode Triassic atau awal-awal perkembangan dinosaurus, berdasarkan bukti-bukti fosil yang ditemukan.

Ia berasal dari perairan Afrika seperti Kenya, Mali, Mesir, Tanzania, Senegal dan Mesir. Mudah ditemukan di area rawa-rawa, danau dan perairan cetek yang memiliki arus rendah.

Namun, keberadaannya kini sudah banyak dibudidayakan di seluruh dunia, termasuk Indonesia, sehingga tak sulit untuk menemukan polypterus senegalus ini.

Jenis Ikan Palmas

Ada beberapa jenis ikan palmas alias bichir yang perlu Anda ketahui, seperti:

  • Barred Bichir (Polypterus delhezi)
  • Saddled Bichir (Polypterus endlicheri endlicheri)
  • Congo bichir (Polypterus endlicheri congicus)
  • Ornate bichir (Polypterus ornatipinnis)
  • Gray bichir (Polypterus senegalus)
  • Shortfin bichir (Polypterus palmas palmas)
  • Buettikoferi bichir (Polypterus palmas buettikoferi)
  • Polli bichir (Polypterus palmas polli)
  • Guinean bichir (Polypterus ansorgii)
  • Polypterus mokelembembe (Mokèlé-mbèmbé bichir)
  • Lapradei Bichir (Polyterus bichir lapradei)
  • Polypterus weeksii
  • Cross River bichir (Polypterus teugelsi)
  • Nile bichir (Polypterus bichir)
  • West African bichir (Polypterus retropinnis)

Namun, yang paling populer dan banyak dipelihara di Indonesia adalah jenis ikan palmas Polypterus senegalus.

Belakangan juga populer jenis ikan palmas albino, yang kehilangan pigmen warna.

Aquarium

Ikan palmas lebih cocok dipelihara di aquarium ketimbang di kolam, itu karena letak keindahannya bisa dilihat dari samping. Tapi tak menutup kemungkinan juga untuk dipelihara di kolam.

Ukuran aquarium ideal untuk ikan ini berukuran 60x35x50 untuk ukuran ikan kecil. Tetapi size tank yang lebih besar dibutuhkan jika palmas beranjak dewasa.

Untuk diketahui saja, ikan ini bisa tumbuh sampai dengan 50 cm dengan perawatan yang baik.

Disarankan menggunakan aquarium berukuran 150x60x60 cm yang setara dengan 540 liter air untuk pemeliharaan maksimal.

Selain itu, dalam menentukan ukuran aquarium yang cocok untuk ikan palmas, Anda perlu menghitung jumlah ikan dalam aquarium.

Jangan sampai Anda memelihara ikan ini lebih dari satu ekor tapi menggunakan ukuran aquarium yang kecil.

Biar bagaimanapun, ikan ini butuh space lebih untuk berenang dan tumbuh secara maksimal.

Prinsipnya, semakin besar ukuran aquarium, semakin baik untuk ikan yang Anda pelihara. Aturan ini berlaku tidak hanya sebatas untuk ikan palmas saja.

Aksesoris Aquarium

Untuk mempercantik tampilan, Anda bisa memberikan substrat seperti pasir malang, pasir bali, bebatuan ataupun pasir silika.

Ikan palmas termasuk ikan dasaran, artinya ia lebih aktif berada di dasar aquarium.

Selain substrat, aksesoris lain seperti bebatuan dan ranting bisa jadi tambahan menarik. Di samping dapat jadi tempat bersembunyi ikan, bebatuan dan ranting juga akan membuat kesan lebih alami pada aquarium.

Jika Anda suka, Anda bisa menambahkan tanaman-tanaman air untuk menambah kesan alami pada aquarium.

Perlengkapan Aquarium Ikan Palmas

Di samping aksesoris yang akan mempercantik tank Anda, perlengkapan penunjang hidup untuk ikan hias predator ini juga diperlukan. Misanya lampu, aerator, filter maupun head pump.

Lampu umum sekali digunakan dalam perawatan ikan hias. Pada jenis aquarium tertentu seperti aquascape, lampu memegang peranan yang cukup penting sebagai pengganti cahaya matahari.

Begitu pun dalam memelihara ikan palmas, di habitat alaminya, ia mendapat asupan sinar matahari. Selain itu, lampu juga berfungsi sebagai penanda waktu.

Jika Anda memelihara dalam ruangan, saat lampu dinyalakan itu memberikan sinyal bagi ikan bahwa hari sudah pagi, begitu pun saat lampu mati, menandakan hari sudah malam.

Ikan-ikan nokturnal akan bergerak lebih aktif saat lampu dimatikan.

Kegunaan lain dari lampu aquarium adalah untuk menerangi seisi aquarium, sehingga Anda akan bisa menikmati keindahan ikan palmas ini.

Aerator pada pemeliharaan ikan palmas berfungsi untuk memberikan suplai oksigen yang terlarut dalam air. Terlebih jika Anda menggunakan aquarium yang kecil.

Kalau Anda menggunakan mesin aerator, maka perlu dilengkapi dengan selang dan batu gelembung untuk memecah oksigen agar lebih halus.

Aerator ini perlu Anda hidupkan 24 jam non stop untuk penunjang hidup ikan. Meskipun ada beberapa kasus ikan palmas dapat hidup tanpa bantuan aerator, tetapi Kami tetap sarankan untuk menggunakan aerator.

Head pump berfungsi untuk menyedot air dari dalam aquarium dan mengeluarkannya kembali. So, sirkulasi air dalam tank akan tetap hidup.

Umumnya head pump dikombinasikan dengan tempat filter. Jadi, air aquarium disedot head pump ke tempat filter, kemudian air hasil filtrasi kembali lagi ke dalam aquarium.

Media filter yang digunakan dalam perawatan ikan palmas bisa berbagai jenis. Tapi yang paling umum adalah menggunakan busa kapas kasar pada tumpukan paling atas, dilapisi busa yang lebih halus di bagian bawah, kemudian berikan karbon aktif pada bagian dasarnya.

Media filtrasi lain seperti bio ball, karang jahe dan lainnya, bisa saja digunakan asalkan Anda mengetahuinya secara pasti apa kegunaan masing-masing item tersebut. Artinya bergantung pada kebutuhan aquarium.

Apakah ikan palmas bisa hidup tanpa filter?

Jawabannya bisa, asal rajin mengganti air kalau sudah kotor.

Tambahan lain seperti bakteri starter dan garam ikan diperlukan untuk menjaga kualitas air.

Bakteri starter sangat baik diberikan pada saat setup aquarium baru, tujuannya untuk menumbuhkan bakteri baik pada aquarium yang akan memakan amoniak dalam air.

Anda sebaiknya menaati aturan penggunaan bakteri starter yang tertera pada kemasan. Selaib baik untuk kualitas air, bakteri starter juga akan membuat aquarium selalu bening.

Garam ikan diperlukan sebagai pencegahan berbagai penyakit ikan. Garam bisa Anda berikan setiap melakukan pergantian air.

Jangan terlalu banyak memberikan garam, ikuti saja petunjuk yang tertera. Atau gampangnya, Anda bisa memberikan sesendok garam ikan untuk aquarium ukuran 60 cm.

Perlu diperhatikan, garam khusus ikan ini berbeda dengan garam masak.

Anda bisa dapatkan garam dan bakteri starter dan garam di toko aquarium terdekat dengan harga yang tak terlalu mahal.

Perlengkapan penunjang hidup selanjutnya adalah chiller dan water heater. Anda bisa menaikkan suhu air menggunakan water heater, sebaliknya turunkan suhu air dengan chiller.

Tapi, kedua alat ini baru bisa berguna saat Anda tahu suhu air. Oleh karena itu, pasanglah termometer dalam aquarium untuk memantau suhu air. Nanti kita akan bahas mengenai suhu air ideal untuk ikan palmas.

Terakhir, Anda perlu memberikan penutup aquarium. Ikan ini adalah pelompat yang handal, maka Anda perlu waspada.

Karakteristik Ikan Palmas

Ikan palmas termasuk ikan hias predator yang tak terlalu agresif. Selain itu, ikan hias ini juga tidak jahil dan tak terlalu aktif.

Ia suka berdiam diri di dasaran dan menunggu mangsanya lewat.

Palmas juga termasuk ikan yang agak pemalu, sehingga ia suka bersembunyi di celah-celah batuan atau ranting untuk berlindung.

Karena tempramennya yang cukup damai, ikan ini bisa disatukan dengan ikan sejenis dan ikan lain yang seukuran. Namun perlu hindari ikan-ikan non-predator. Nanti akan kita bahas lebih lengkap mengenai tankmate palmas.

Ikan naga ini termasuk jenis nokturnal, yang artinya ia lebih aktif di malam hari. Penglihatan ikan ini tidak terlalu baik, namun indera penciumannya sangat tajam untuk menemukan makanan.

Nah, jika Anda ingin melihat ikan ini aktif, cobalah lihat saat malam hari dan dalam keadaan lampu mati.

Di samping itu, palmas juga merupakan ikan yang cukup “hardy” yang artinya tingkat bertahan hidupnya cukup bagus. Bahkan, ikan ini mampu bertahan cukup lama di darat, seperti ikan lele.

Parameter Air Ideal Ikan Palmas

Jika berbicara soal cara memelihara ikan palmas, maka Anda perlu mengetahui parameter air ideal untuk ikan ini.

Suhu air ideal untuk memelihara ikan palmas adalah 24 sampai 28 derajat Celcius. Sebenarnya masih masuk dengan suhu air di Indonesia.

Jika suhu kurang dari parameter, Anda bisa memberikan water heater untuk menaikkan suhu. Chiller digunakan jika dirasa air terlalu hangat.

Tingkat keasaman ideal untuk perawatan palmas berkisar antara pH 6.2 – 7.8. Untuk pengukurannya, Anda bisa membeli alat tes pH yang dijual di toko-toko ikan hias.

Untuk menjaga kualitas air, maka diperlukan pergantian air (water change) secara berkala. Idealnya bisa dilakukan seminggu sekali dengan mengganti sepertiga air lama dengan air baru yang sudah diendapkan dan di aerasi.

Lakukan pergantian air lebih sering jika Anda mencium bau yang terlalu amis pada air. Tapi, jangan lakukan pengurasan total. Itu hanya dilakukan ketika air sudah sangat kotor.

Hati-hati terhadap pergantian air ini. Banyak kasus tiba-tiba ikan mati mendadak setelah melakukan pergantian air.

Oleh karen itu, air yang sudah diendapkan dan diberikan oksigen diperlukan untuk pergantian air.

Penyebab lain adalah mengganti air secara keseluruhan, sebaiknya jangan ganti air secara total, sisakan air lama yang bakterinya sudah berkembang dan mature (alami).

Jika parameter air ini tidak diperhatikan, hal tersebut dapat mengakibatkan ikan stres.

Ciri-ciri ikan palmas stres seperti tidak respon terhadap pakan, gerakannya tidak lincah, maupun selalu dipojokkan.

Makanan Ikan Palmas

Polypterus senegalus ini sebenarnya tidak merepotkan jika berbicara soal makanan. Ia termasuk tipe ikan karnivora yang artinya makan daging-dagingan.

Di habitat alaminya, palmas memakan ikan-ikan kecil, udang-udangan maupun cacing.

Saat memeliharanya di aquarium pun sebenarnya Anda bisa kasih makan-makanan alami tersebut. Atau bisa juga menggunakan makanan beku seperti cacing maupun udang beku.

Selain pakan alami, ikan palmas ini juga bisa diberikan pakan buatan seperti pelet. Baik pelet tipe mengambang atau tenggelam.

Yang penting, pastikan pelet ikan palmas berkualitas baik, dengan dilengkapi tinggi protein serta nutrisi lainnya.

Disarankan Anda memberikan pakan secara variatif, pakan alami maupun buatan.

Soalnya, pakan alami saja belum tentu mencukupi kebutuhan nutrisi palmas, tidak seperti pakan buatan yang memang didesain khusus dengan kaya gizi.

Selain itu, pakan alami juga berpotensi membawa bibit penyakit, tidak seperti pakan buatan yang sudah melalui tahap sterilisasi.

Namun, ikan palmas tetaplah ikan predator yang butuh pasokan pakan alami. Oleh karena itu, pemberian pakan secara selang-seling dibutuhkan demi keseimbangan diet ikan. Jangan cuma diberi pelet ikan palmas saja.

Berapa kali sehari ikan palmas diberi makan?

Anda bisa memberinya dua sampai tiga kali sehari dengan porsi secukupnya.

Jika terlalu banyak memberi makan, dikhawatirkan akan berdampak buruk bagi ikan dan berpotensi mencemari air.

Semakin banyak palmas makan, tentu akan semakin banyak feses yang dihasilkan.

Feses yang terlalu banyak terlarut dalam air akan mencemarkan air, bisa mengakibatkan ikan stres dan berbagai penyakit lainnya.

Tankmates Palmas

Berhubung palmas bertempramen cukup damai, maka Anda tak perlu terlalu khawatir mencampurkan ikan lain dengan palmas.

Pada dasarnya, ikan palmas bisa menjadi tankmate ikan hias lain. Tetapi tetap waspadai ikan pakan seperti ikan-ikan yang lebih kecil atau yang seukuran mulut palmas. Itu bisa jadi santapan palmas.

Tankmate ikan palmas yang cocok seperti jenis polypterus lainnya, ikan sejenisnya, ikan blackghost, lemon cichlid, manfish dan lainnya asalkan ukurannya lebih besar. Atau setidaknya ikan tersebut lebih besar dari ukuran mulutnya.

Anda juga perlu waspada terhadap predator lain yang jahil, misalnya ikan louhan. Ikan predator lain yang berukuran lebih besar dari palmas juga perlu Anda hindari.

Baca Juga: 7 Cara Mengatasi Ikan Louhan yang Tak Mau Makan Pelet

Itulah gambaran singkat mengenai cara memelihara ikan palmas untuk pemula. Semoga bisa menambah wawasan Anda!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *