Home » Blog » Umum » Contoh Teks Pidato tentang Hari Sumpah Pemuda

Contoh Teks Pidato tentang Hari Sumpah Pemuda

contoh teks pidato tentang sumpah pemuda

Contoh Teks Pidato tentang Hari Sumpah Pemuda – Hari sumpah pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober merupakan sebuah momentum sejarah bagi bangsa Indonesia.

Pada waktu itu, perjuangan para pemuda bangsa masih bersifat kedaerahan, namun ketika digaungkannya ikrar sumpah pemuda, maka sejak saat itu perjuangan menjadi lebih padu. Pada akhirnya kemerdekaan Indonesia pun dapat diraih.

Hari ini pun kerap diperingati dengan berbagai kegiatan positif di masyarakat, sebagai pengingat dan mengenang perjuangan untuk mempersatukan Indonesia di kala itu.

Salah satu bentuk peringatan sumpah pemuda, biasanya masyarakat menggelar rangkaian acara yang disisipkan pidato untuk menggetarkan kembali semangat para pemuda bangsa.

Hal ini pun sebagai momentum untuk kembali merekatkan persatuan yang sejalan dengan pengamalan Pancasila Sila Ketiga, sekaligus menumbuhkan sikap toleransi yang belakangan sudah mulai memudar.

Jika Anda kebagian mengisi pidato untuk acara sumpah pemuda, Anda bisa contoh teks pidato tentang hari sumpah pemuda di bawah ini!

Contoh Teks Pidato tentang Hari Sumpah Pemuda

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Saudara-saudara setanah air yang berbahagia. Patutlah kiranya di hari yang bersejarah ini kita memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT.

Dengan memperbanyak mengucapkan tahmid “Alhamdulillah” karena berkat rahmat, nikmat dan hidayahnya semata sehingga kita dapat berkumpul dalam acara ini untuk mengenang sumpah pemuda yang diikrarkan oleh para pemuda bangsa ini, sebagai langkah untuk menggalang persatuan dan kesatuan bangsa.

Shalawat dan salam semoga senantiasa terlimpahkan keharibaan baginda Nabi Muhammad SAW, junjungan sekaligus suri tauladan kita para pengikut beliau.

Tak lupa juga kepada segenap keluarga dan sahabat beliau, karena lantaran beliaulah kita mengenal Islam sebagai agama yang menebarkan rahmat dan berkah bagi alam semesta.

Hadirin sekalian yang berbahagia. Hari yang bersejarah ini tepatnya pada tanggal 28 Oktober adalah merupakan hari lahirnya sumpah trisakti, yang kemudian dikenal dengan sebutan sumpah pemuda, yakni di tahun 1928 yang lalu.

Sumpah yang diikrarkan oleh para pemuda bangsa ini adalah merupakan sebuah langkah dalam rangka menggalang persatuan dan kesatuian bangsa.

Sebelum terlahirnya sumpah kesatuan ini, perhimpunan-perhimpunan kaum muda Indonesia masih bersifat kedaerahan, seperti: Jong Java, Jong Aceh, Jong Sumatera, Jong Ambon, Jong Minahasa dsb.

Namun kemudian para pemuda bangsa menyadari bahwa betapa amat sangat pentingnya sebuah persatuan bagi keutuhan dan pertahanan bangsa ini. Dari situlah maka tercetus kongres pemuda yang kedua, tepatnya pada tanggal 28 Oktober 1928.

Sekedar mengingatkan para hadirin, Isi dari ikrar sumpah pemuda adalah sebagai berikut:

  • Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.
  • Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
  • Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Sumpah pemuda intinya berisikan pengikraran satu nusa satu bangsa dan satu bahasa. Dengan membakar semangat perjuangan yang menggelora untuk membebaskan bangsa ini dari beienggu penjajahan yang demikian mencekik dan menyengsarakan rakyat.

Hadirin sekalian yang berbahagia. Pada hari yang bersamaan, lagu kebangsaan kita Indonesia Raya yang diciptakan oleh WR. Supratman untuk pertama kalinya dikumandangkan dan disahkan sebagai lagu kebangsaan. Hal ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi bangsa kita.

Alangkah besar makna dari sumpah pemuda tersebut, sebab dari sinilah keberagaman budaya, Suku, Agama, Ras dan golongan disatukan dalam satu bangsa, yaitu bangsa Indonesia yang bertanah air satu tanah air indonesia, dan berbahasa satu bahasa Indonesia.

Dengan adanya kesadaran itulah maka pada tanggal 17 Agustus 1945, bangsa ini mencapai puncak dari perjuangannya, yaitu mewujudkan Indonesia yang merdeka dan berdaulat.

Karena demikian besarnya nikmat yang telah diberikan Allah SWT untuk bangsa kita ini, maka sudah seharusnya kita mensyukurinya.

Laiu dengan cara apa kita mensyukuri nikmat tersebut?

Salah satu bentuk ungkapan rasa syukur kita adalah dengan menggunakan peran kita daiam masyarakat dengan sebaik-baiknya.

Jika kita termasuk pemuda bangsa ini, kita mesti menyadari bahwa nantinya kita akan menjadi penerus pemegang tampuk kepemimpinan bangsa ini, sekaligus sebagai penerus perjuangan para generasi tua.

Oleh sebab itu, kita harus dapat melakukan peran kita sebagai pemuda bangsa dengan sebaik-baiknya, yakni dengan mentai dan jiwa yang matang, serta membekali diri kita dengan ilmu. Sebab, ditangan pemudalah dapat dinilai maju atau mundurnya sebuah bangsa.

Sebagaimana diungkapkan seorang pujangga Islam yang mengatakan:

Sesungguhnya ditangan pemudalah urusan umat (bangsa atau negara), dan ditelapak kaki merekalah hidupnya (maju atau mundurnya) suatu umat (bangsa atau Negara).

Mustafa Al-Ghulayani

Untuk itu, melalui peringatan sumpah pemuda ini marilah kita contoh semangat mereka untuk menggalang persatuan dan kesatuan bangsa demi membawa Indonesia ini menjadi dan berdaulat seperti kala itu.

Sehingga dengan semangat persatuan dan kesatuan itu, kita dapat mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan bangsa yang adil dan merata.

Sebagai penutup pada perjumpaan kita hari ini, marilah kita sama-berdoa kepada Allah SWT dengan ikhlas. Mudah-mudahan kita menjadi bangsa yang Baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. (Negeri yang baik dan Tuhanmu Maha Pengampun”).

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Baca Juga: Contoh Naskah Pidato Tentang Hari Pahlawan

Nah, naskah di atas merupakan contoh teks pidato tentang hari sumpah pemuda. Silahkan Anda tiru dan ubah sesuai tema acara maupun kebutuhan.