Lompat ke konten
Home » Blog » World's Topic » 5 Teknologi Masa Lalu yang Begitu Mengejutkan

5 Teknologi Masa Lalu yang Begitu Mengejutkan

5 Teknologi Masa Lalu yang Begitu Mengejutkan – Jauh sebelum ditemukannya listrik, ternyata orang dahulu sudah pernah membuatnya, meskipun tak diketahui apa kegunaannya.

Selain itu, GPS yang canggih seperti sekarang ini pun sebenarnya gagasannya sudah pernah ada di zaman dulu.

Sayangnya, salah satu kelemahan teknologi produksi masa lalu adalah kurangnya atau minim dokumentasi, sehingga orang-orang pada zaman sekarang agak sulit untuk mengimplementasikannya kembali.

Seperti apa lagi teknologi masa lalu yang begitu menakjubkan? Simak selengkapnya!

1. Baterai Baghdad

teknologi masa lalu - BATERAI BAGHDAD

Baterai Baghdad yang juga terkenal dengan sebutan Parthian Battery, adalah artefak kuno berusia 2.000 tahun yang merupakan teknologi masa lalu canggih.

Pada tahun 1983, seorang arkeolog Jerman menemukan baterai kuno ini di Khujut Rabu, sebuah daerah tepat di luar Baghdad.

Baterai tersebut berbentuk seperti toples yang terbuat dan tanah liat yang berisi tembaga silinder dan batang besi.

Kemampuannya juga cukup mengejutkan, karena dapat menghasilkan daya listrik sekitar 1 volt.

Yang menjadi pertanyaan, apakah pada zaman itu orang-orang membutuhkan listrik, sehingga mereka menciptakan baterai baghdad ini?

Faktanya, sampai saat ini para arkeolog hanya menemukan satu baterai dan tak ada keterangan lebih lanjut mengenai kegunaan baterai ini.

Namun, para peneliti memiliki pendapat mengenai kegunaan baterai, yaitu sebagai pelapis benda-benda.

Ada juga yang berpendapat bahwa baterai digunakan dalam upacara keagamaan. Jadi, baterai dibuat untuk membuat kagum para penganutnya, karena dianggap memiliki kekuatan.

Tetapi, fakta sesungguhnya mengenai tujuan pembuatan baterai serta fungsinya masih misterius hingga saat ini.

2. Cangkir Lycurgus

Cangkir-Lycurgus - teknologi masa lalu

Cangkir Lycurgus adalah cangkir sangkar kaca Romawi yang tercipta pada abad ke-4.

Mungkin pada masa itu cangkir merupakan sesuatu hal yang biasa, namun yang menjadikannya luar biasa adalah teknologi yang menghiasi cangkir tersebut.

Cangkir Lycurgus terbuat dari kaca dichroic, yang menunjukkan warna berbeda tergantung pada apakah cahaya melewatinya atau tidak. Seperti warna merah saat menyala dari belakang dan hijau saat dari depan.

Efek dichroic tersebut tercipta dengan proporsi kecil partikel nano emas dan perak yang tersebar dalam bentuk koloid di seluruh bahan kaca.

Ini adalah salah satu objek kaca yang secara teknis paling canggih yang diproduksi sebelum era modern.

Penelitian tentang bagaimana kaca dapat membuat efek dichroic ini telah mengarahkan para peneliti untuk percaya bahwa pengrajin Romawi adalah pelopor nanoteknologi.

Mereka mengisi kaca dengan partikel-partikel perak dan emas, ditumbuk hingga berdiameter 50 nano meter, kurang dari seperseribu ukuran sebutir garam meja.

Campuran logam mulia yang tepat menunjukkan bahwa bangsa Romawi mengetahui persis apa yang harus dilakukan untuk menciptakan efek ini, artinya ilmu pengetahuan pada saat itu sudah cukup berkembang.

3. Bola Batu Kosta Rika

BOLA-BATU-KOSTARIKA

Bola Batu Kosta Rika adalah kumpulan lebih dari 300 bola yang berbentuk hampir sempurna.

Benda ini pertama kali ditemukan di hutan-hutan Kosta Rika pada 1930-an. Ukurannya bervariasi, dari beberapa sentimeter hingga beberapa meter, sedangkan beratnya mencpai 16 ton.

Para ilmuwan belum bisa memastikan siapa yang membuatnya, berapa usianya atau tujuan pembuatannya.

Namun, untuk membentuk batu yang hampir bulat sempurna tentu membutuhkan peralatan-peralatan yang canggih dan mumpuni.

Beredar cerita yang menyebutkan bahwa batu-batuan ini ada hubungannya dengan campur tangan alien atau benua Atlantis yang hilang.

Tentu rumor tersebut merebak karena merujuk pada kemustahilan orang-orang zaman dahulu bisa membuat struktur yang begitu sempurna. Bahkan tanpa bantuan alat-alat canggih seperti sekarang.

Baca Juga: 7 Peradaban yang Hilang dari Muka Bumi

4. Kompas Viking

Kompas Viking - teknologi kuno
Uunatoq via Redice.tv

Sistem navigasi pelayaran saat ini sudah modern dan dipermudah dengan kehadiran Global Positioning System (GPS).

Keakuratan dari GPS ini sudah tidak diragukan lagi, sehingga di zaman ini GPS begitu berguna.

Pertanyaannya, bagaimana orang di masa lalu bisa berlayar mengarungi lautan, menjelajah tanpa adanya GPS?

Salah satunya adalah dengan mengamati rasi bintang.

Yang mengejutkan, bangsa Viking dapat mengarungi lautan tidak seperti bangsa lain, yang jika ingin menuju suatu tempat mereka harus mendayung berputar-putar, karena sistem navigasi yang tidak terlalu akurat.

Bangsa viking mempunyai kompas yang bernama cakram Uunartoq. Kompas ini mempunyai teknologi yang sangat canggih pada masa itu. Artefak kompas viking ini ditemukan pada tahun 1948.

Setelah pengujian, para ilmuwan menemukan kurang dari 4 derajat kesalahan, yang sebanding dengan kompas modern saat ini.

Jangan Lewatkan: Sacsayhuaman: Benteng Kuno Peninggalan Inca

5. Mekanisme Antikythera

Mekanisme-Antikythera

Teknologi masa lalu terakhir dalam daftar ini adalah Mekanisme Antikythera.

Di lepas pantai pulau Antikythera, penyelam menemukan bangkai kapal yang menyimpan koleksi patung Yunani dan barang-barang lainnya yang tak ternilai.

Di antara temuan tersebut adalah benda dengan sekitar 30 roda gigi yang dikenal sebagai “Mekanisme Antikythera”.

Mekanisme Antikythera ini sudah ada sejak abad kedua sebelum masehi.

Setelah melakukan serangkaian penelitian, ternyata mekanismenya adalah sebuah komputer kuno yang mampu melacak pergerakan astronomi dengan ketepatan luar biasa.

Perangkat ini mampu mengikuti pergerakan bulan dan matahari, memprediksi gerhana dan bahkan menciptakan kembali orbit bulan yang tidak beraturan.

Selain itu, para peneliti juga mempercayai bahwa perangkat ini juga telah menggambarkan posisi planet-planet.

Tidak pernah ada peradaban kuno sebelumnya yang pernah menciptakan perangkat rumit seperti Mekanisme Antikythera ini.

Baca Juga: 10 Bangunan Unik di Dunia dengan Struktur Mengesankan

Sungguh mengejutkan bukan teknologi di masa lalu tersebut?