Home » Uncategorized » Manfaat Ibadah Puasa Ramadan Menurut Sains

Manfaat Ibadah Puasa Ramadan Menurut Sains

puasa ramadan

Manfaat Ibadah Puasa Ramadhan Menurut Sains – Puasa merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilakukan oleh umat Muslim diseluruh dunia.

Puasa Ramadan juga wajib dilakukan selama satu bulan penuh. Puasa sendiri bukan hanya sekedar ibadah, tapi menurut sains puasa juga memiliki manfaat.

Puasa sendiri adalah ritual keagamaan bagi umat Muslim dimana

Ritual ini akan berakhir setelah satu bulan penuh dan dirayakan oleh umat Muslim sebagai hari yang fitri oleh karena itu hari besar ini disebut dengan Hari Idul Fitri.

Hal ini juga memiliki peran sentral dalam budaya dan agama. Tak lain puasa ramadan juga memiliki manfaat

Seperti yang Anda ketahui bahwa puasa

Merupakan kegiatan untuk menahan diri dari makan dan minum juga menahan diri dari hawa nafsu yang dimulai dari sebelum fajar hingga matahari terbenam.

Puasa sendiri memiliki manfaat salah satunya adalah

Penurunan berat badan tetapi Anda juga harus ingat ketika berbuka harus makan dan minum dengan sewajarnya

agar penurunan badan ini akan efektif. Ketika berat badan turun secara ideal maka fungsi otak pun juga akan bekerja optimal.

Sebelum Anda masuk ke pembahasan lebih lanjut, jangan lupa untuk klik di https://solaharthandal.com/ untuk mendapatkan kebutuhan air panas.

Berikut beberapa manfaat yang akan Anda dapatkan selama puasa ramadan:

Resistensi Insulin Yang Berkurang

Jika Anda salah satu dari orang yang memiliki riwayat penyakit diabetes

Anda sudah pasti merasakan manfaat dari puasa ramadan ini dimana puasa yang didapat akan bekerja sebagai pengontrol kadar gula darah Anda.

Hal yang mengejutkan adalah mengenai penelitian yang dilakukan terhadap 10 orang dengan tipe 2 diabetes bahwa puasa dapat mengurangi kadar gula darah secara signifikan.

Hal ini dinyatakan oleh National Library of Medicine National Institute of Health yang telah diterbitkan juga dalam bentuk jurnal di Amerika Serikat.

Sementara dalam ulasan lainnya mengatakan bahwa puasa yang dilakukan disaat ramadan atau pun sunnah sama-sama bekerja dalam mengontrol resistensi insulin.

Resistensi insulin adalah kondisi ketika sel-sel tubuh tidak dapat menggunakan gula darah dengan baik karena terganggunya respon sel tubuh terhadap insulin. Seperti yang dilansir oleh alodokter.com

Membantu Melawan Infeksi

Dari penelitian yang dilakukan bahwa puasa selama 12 jam sehari selama satu bulan penuh memiliki manfaat lainnya yaitu dapat membatu mengurangi tingkat peradangan yang mungkin berpontensi menjadi penyakit kronis seperti jantung dan kanker.

Ketika Anda berpuasa, Anda akan mengalami pengurangan inflamasi.

Salah satu inflamasi yang dapat dikurangkan adalah multiple sclerosis. Penyakit ini adalah penyakit yang menyerang gangguan saraf yang terdapat pada otak, mata dan tulang belakang.

Penyakit ini menyerang pengelihatan dan gerak tubuh manusia dimana disaat multiple sclerosis ini terjadi sistem imun yang terdapat didalam tubuh menyerang lapisan lipid atau lapisan lemak yang melindungi serabut saraf atau myelin.

Kesehatan Jantung yang Meningkat

Salah satu penyakit yang memiliki resiko paling mematikan didunia adalah penyakit jantung.

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menghindari resiko penyakit jantung adalah dengan cara mengubah pola makan dan berolahraga yang menjadi cara paling efektif untuk memerangi penyakit jantung ini.

Dari penelitian yang telah dilakukan puasa selama satu bulan dapat menurukan kadar kolestrol sebesar 25% dan trigliserida sebesar 32%. Kolestrol merupakan zat lilin yang sudah pasti ditemukan dalam aliran darah Anda.

Zat ini pun diperlukan tubuh dengan kadar yang cukup sebab jika kadar kolestrol Anda tinggi ini akan menyebabkan penyumbatan pada pembuluh aliran darah Anda.

Ketika kadar trigliserida Anda tinggi dalam tubuh hal ini bisa saja tidak ada gejala pasti yang muncul.

Namun pada beberapa kasus hal ini menyerang pada pancreatitis yang ditandai dengan nyeri yang hebat pada perut, demam, mual dan muntah.

Hal ini juga dapat menyebabkan penyakit obesitas dan diabetes, penyebab dari penyakit ini adalah terlalu banyak mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi atau kadar gula tinggi.

Meningkatkan Metabolisme Tubuh

Disaat Anda puasa, asupan kalori Anda dibatasi.

Anda harus menahan diri dari asupan selama 12 jam, disaat itu tubuh akan produktif untuk melakukan metabolism tubuh. Hal ini pun meningkatkan kadar neurotransmitter norepinefrin.

Neropinefrin atau yang disebut dengan noradrenalin adalah neurotransmitter utama yang digunakan oleh sistem saraf simpatik.

Secara umum efek yang dihasilkan dari neropinefrin adalah membuat tubuh lebih kondusif untuk gerakan tubuh yang aktif

Dari gerakan yang aktif ini lah sering menyebabkan peningkatan penggunaan energi dan peningkatan keausan.

Hubungan neropinefrin dengan metabolisme salah satunya terjadi pada

Pancreas dimana terjadi peningkatan pelepasan glucagon, hormone dan efek utama adalah untuk meningkatkan produksi glukosa oleh hati.

Dan pada jaringan adipose peningkatan lipolisis yaitu

Konversi lemak untuk zat-zat yang dapat digunakan secara langsung sebagai sumber energi oleh otot-otot dan jaringan lain.

Sebagai Anti Penuaan

Ketika Anda berpuasa, pemabatasan kalori yang masuk merupakan kunci utama dari anti penuaan ini.

Dimana sekitar 20 sampai 40 persen pembatasan kalori memberi

Dampak pada kemampuan sel tubuh membelah diri dan pembelahan sel menjadi lebih panjang serta sel tubuh juga dapat melakukan perbaikan jika ada sel-sel tubuh yang rusak.

Menurut Liza, ahli kecantikan dari Estetiderma mengatakan bahwa saat berpuasa, makan dan aktivitas tubuh seseorang akan berkurang.

Pada kondisi tersebut, energi yang berada dalam sel beristirahat. Kondisi itulah yang menyebabkan gen sirtuin 1 atau yang disebut juga dengan gen anti penuaan meningkat.

Untuk mendapatkan hasil yang berkelanjutan, puasa yang dilakukan selain dibulan ramadan juga sangat baik seperti puasa Senin – Kamis contohnya.

Pada kalori yang diperlukan tubuh, Liza juga memberikan pesan agar tidak terlalu berlebihan dalam mengonsumsinya atau hingga kekenyangan.

Itulah informasi yang dapat Solahart Handal berikan mengenai manfaat berpuasa yang Anda dapatkan ketika Anda berpuasa, baik berpuasa dibulan ramadan ataupun diluar ramadan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *