web stats
Lompat ke konten
Home » Blog » Umum » Perbedaan Tangki Bertekanan dan Non-Tekanan pada Solar Water Heater

Perbedaan Tangki Bertekanan dan Non-Tekanan pada Solar Water Heater

Perbedaan Tangki Bertekanan dan Non-Tekanan pada Solar Water Heater

Saat Anda mulai mempertimbangkan solar water heater untuk rumah, salah satu istilah yang pasti akan Anda temui adalah tangki bertekanan dan tangki non-tekanan. Dua jenis tangki ini menentukan bagaimana air panas mengalir ke kran, seberapa kuat semburan air di shower, hingga berapa biaya yang perlu Anda siapkan.

Sayangnya, banyak orang membeli solar water heater tanpa benar-benar memahami perbedaan keduanya. Akibatnya, muncul kekecewaan setelah alat terpasang, misalnya tekanan air yang ternyata terlalu lemah untuk kebutuhan rumah tangga.

Artikel ini akan membahas perbedaan tangki bertekanan dan non-tekanan secara jelas, supaya Anda bisa menentukan pilihan yang sesuai dengan kondisi rumah Anda.

Apa Itu Tangki Bertekanan pada Solar Water Heater

Tangki bertekanan dirancang untuk menahan tekanan air yang berasal langsung dari sumber utama, baik itu PDAM maupun pompa air rumah. Air panas yang keluar dari tangki jenis ini memiliki tekanan yang setara dengan air dingin di rumah Anda.

Karena harus menahan tekanan tinggi, material tangki bertekanan umumnya dibuat dari bahan yang lebih kuat, seperti stainless steel atau tangki berlapis enamel. Konstruksinya juga dilengkapi katup pengaman atau pressure relief valve untuk mencegah risiko tangki pecah akibat tekanan berlebih.

Keunggulan utama tipe ini terletak pada kenyamanan penggunaan. Anda bisa merasakan semburan air panas yang stabil dan kuat, cocok untuk shower modern atau kran dengan sistem pancuran bertekanan.

Apa Itu Tangki Non-Tekanan pada Solar Water Heater

Berbeda dengan tipe bertekanan, tangki non-tekanan mengandalkan gaya gravitasi untuk mengalirkan air dari tangki menuju kran atau shower. Air panas turun dengan sendirinya karena posisi tangki yang diletakkan lebih tinggi dari titik pemakaian.

Karena tidak menahan tekanan air dari sumber utama, konstruksi tangki ini bisa dibuat lebih sederhana. Hal ini membuat harga solar water heater non-tekanan cenderung lebih terjangkau dibandingkan tipe bertekanan.

Namun konsekuensinya, kekuatan aliran air sangat bergantung pada ketinggian tangki. Semakin tinggi posisi pemasangan tangki dari titik kran, semakin baik pula tekanan air yang dihasilkan. Jika posisinya kurang tinggi, aliran air panas bisa terasa lemah, terutama di lantai atas.

Perbedaan Utama Tangki Bertekanan dan Non-Tekanan

Tekanan dan Kekuatan Aliran Air

Ini adalah perbedaan paling mendasar. Tangki bertekanan memberikan aliran air yang setara dengan air dingin di rumah Anda, sementara tangki non-tekanan sangat bergantung pada gravitasi dan ketinggian pemasangan.

Material dan Konstruksi

Tangki bertekanan membutuhkan material yang lebih tahan banting karena harus menahan tekanan air secara terus-menerus. Sementara itu, tangki non-tekanan bisa menggunakan konstruksi yang lebih ringan karena tidak menanggung beban tekanan tinggi.

Instalasi dan Penempatan

Sistem non-tekanan mengharuskan tangki dipasang di posisi yang cukup tinggi, biasanya di atap atau bagian rumah yang lebih tinggi dari titik pemakaian air. Sedangkan sistem bertekanan lebih fleksibel dalam hal penempatan karena tidak bergantung pada gravitasi.

Harga dan Biaya Perawatan

Dari sisi biaya, tangki non-tekanan umumnya lebih ekonomis di awal pembelian. Akan tetapi, tangki bertekanan menawarkan kenyamanan jangka panjang yang membuat banyak keluarga menganggapnya sebagai investasi yang sepadan, terutama untuk rumah dengan kebutuhan air panas yang tinggi.

Mana yang Lebih Cocok untuk Rumah Anda?

Jawabannya kembali pada kebutuhan dan kondisi rumah Anda sendiri. Jika Anda menginginkan tekanan air panas yang kuat dan stabil di berbagai titik, terutama untuk shower modern, tangki bertekanan adalah pilihan yang lebih tepat.

Sebaliknya, bila anggaran menjadi pertimbangan utama dan rumah Anda memungkinkan pemasangan tangki di posisi tinggi, tangki non-tekanan bisa menjadi solusi yang cukup memadai.

Penting juga untuk mempertimbangkan sumber air di rumah Anda. Rumah yang mengandalkan pompa dengan tekanan tinggi biasanya lebih cocok dipadukan dengan sistem bertekanan, agar performa solar water heater bisa maksimal.

Tips Memilih Solar Water Heater yang Tepat

Sebelum memutuskan, ada baiknya Anda memeriksa dahulu tekanan air di rumah, tinggi bangunan, serta pola pemakaian air panas sehari-hari. Konsultasi dengan teknisi berpengalaman juga akan membantu Anda menghindari kesalahan pemasangan yang bisa memengaruhi performa alat dalam jangka panjang.

Selain jenis tangki, pastikan Anda juga memperhatikan kualitas kolektor panas, garansi produk, serta ketersediaan layanan purna jual di daerah Anda.

Memilih solar water heater yang tepat sejak awal akan menghemat banyak biaya dan waktu Anda ke depannya, dibandingkan harus mengganti atau memperbaiki sistem yang ternyata tidak sesuai kebutuhan.

Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk memasang solar water heater berkualitas dengan tangki bertekanan maupun non-tekanan, produk dari Solahart dan Handal bisa menjadi pilihan yang layak dipertimbangkan. Kedua brand ini dikenal tahan lama dan sudah banyak digunakan rumah tangga di Indonesia. Selain penjualan unit baru, tersedia pula layanan service, maintenance rutin, penggantian sparepart original, hingga jasa bongkar pasang water heater agar sistem di rumah Anda tetap berfungsi optimal. Untuk konsultasi maupun pemesanan, Anda dapat menghubungi Solahart Handal melalui telepon, SMS, atau WhatsApp di nomor 0813-8617-9609.